Pengadaan
12 pertanyaan sebelum memilih vendor seragam perusahaan
Harga penawaran mudah dibandingkan. Yang lebih sulit dibandingkan adalah risiko: sampel yang tidak sesuai, jadwal yang molor, atau ukuran yang salah. Dua belas pertanyaan ini membantu membandingkan vendor dari sisi yang sering terlewat.
Legalitas dan rekam jejak
- Apa badan usaha dan dokumen legalnya? Nama di kontrak dan faktur harus sama dengan badan usaha yang Anda nilai.
- Proyek apa yang pernah dikerjakan dengan volume serupa? Minta jenis produk, jumlah, dan periodenya, bukan hanya daftar nama klien.
- Siapa yang mengerjakan produksi? Tanyakan bagian mana yang dikerjakan sendiri dan mana yang melibatkan mitra.
Desain, bahan, dan sampel
- Apakah ada sampel sebelum produksi massal? Sampel yang disetujui seharusnya menjadi acuan seluruh produksi.
- Bagaimana revisi sampel dicatat? Catatan tertulis mencegah perbedaan tafsir di akhir proyek.
- Apa komposisi kain yang ditawarkan? Minta nama kain dan persentase seratnya tertulis.
- Teknik logo apa yang dipakai? Bordir, sablon, atau DTF memberi hasil berbeda; lihat perbandingannya.
Jadwal dan ukuran
- Berapa lama dari kontrak sampai serah terima, dan apa dasarnya? Estimasi yang baik merujuk ke proyek nyata, bukan janji umum.
- Kapan data ukuran dibutuhkan? Rekap ukuran yang terlambat sering menjadi penyebab jadwal bergeser.
- Bagaimana jika ada ukuran yang tidak pas? Tanyakan kebijakannya sebelum tanda tangan.
Mutu dan serah terima
- Bagaimana pesanan diperiksa sebelum dikirim? Pemeriksaan sebaiknya mengacu pada sampel yang disetujui.
- Dokumen apa yang diterima saat serah terima? Untuk instansi, berita acara serah terima biasanya wajib.
Bandingkan dalam satu tabel
Masukkan jawaban setiap vendor ke satu tabel dengan kolom yang sama. Vendor dengan harga sedikit lebih tinggi tetapi jadwal dan dokumen yang jelas sering lebih murah secara total, karena risikonya lebih kecil.
Ingin melihat cara kami menjawab daftar ini? Mulai dari tentang kami dan lini waktu pengadaan, atau kirim brief Anda.