Bahan

Panduan bahan seragam kantor: katun, TC, CVC, dan poliester

Bahan menentukan apakah seragam nyaman dipakai seharian, tetap rapi setelah dicuci berkali-kali, dan cocok dengan pekerjaan pemakainya. Panduan ini membahas serat, anyaman, dan cara memilihnya.

Mulai dari tiga pertanyaan

  1. Di mana seragam dipakai? Ruangan ber-AC, lapangan, atau keduanya.
  2. Seberapa sering dicuci? Seragam harian bisa dicuci beberapa kali seminggu.
  3. Siapa yang merawatnya? Karyawan sendiri, atau laundry kantor dan rumah sakit.

Jawabannya menyaring pilihan serat lebih cepat daripada membandingkan nama dagang kain satu per satu.

Serat: katun, poliester, dan campurannya

SeratKelebihanPerlu diperhatikan
KatunMenyerap keringat, sejuk, nyaman di kulitMudah kusut, bisa menyusut bila salah cuci
PoliesterKuat, cepat kering, tidak mudah kusutKurang menyerap keringat, terasa lebih panas
TC (tetoron cotton)Rapi dan awet; poliester lebih dominanKurang sejuk dibanding katun
CVC (chief value cotton)Katun lebih dominan, tetap cukup tahan kusutUmumnya lebih mahal daripada TC

Komposisi TC dan CVC berbeda antarprodusen. Minta persentase seratnya tertulis di penawaran, bukan hanya nama kainnya.

Anyaman untuk kemeja kerja

  • Poplin: anyaman polos yang rapat, halus, dan ringan. Cocok untuk kemeja kantor.
  • Oxford: anyaman dengan tekstur kecil yang terlihat, sedikit lebih tebal dari poplin. Kesannya santai tapi rapi.
  • Drill (kepar): anyaman miring yang tebal dan kuat. Lazim untuk seragam lapangan, rompi, dan pakaian kerja.

Bahan polo shirt

Polo umumnya memakai kain rajut pique, yang di pasaran sering disebut lacoste: permukaannya bertekstur kecil sehingga lebih berongga dan sejuk dibanding kaus biasa. Serat pique bisa katun, CVC, TC, atau poliester (sering disebut PE). Untuk acara satu hari, poliester cukup. Untuk polo harian, campuran dengan katun lebih nyaman.

Kain dasar untuk batik

Batik tulis dan cap membutuhkan kain yang bisa menyerap malam dan pewarna dengan baik, biasanya katun. Di perdagangan kain batik dikenal kelas mori seperti primisima dan prima, dengan primisima sebagai kelas yang lebih halus. Selain katun, ada juga kain berbahan campuran untuk batik printing. Bahas pilihannya bersama teknik batik yang dipakai; lihat batik tulis, cap, atau printing.

Uji sebelum memutuskan

  • Minta potongan kain atau sampel jadi, bukan hanya foto.
  • Pakai sampel seharian di tempat kerja yang sebenarnya.
  • Cuci beberapa kali, lalu periksa warna, ukuran, dan kerutan.
  • Catat komposisi serat dan nama kain yang disetujui di dokumen sampel.

Butuh rekomendasi untuk tim Anda? Ceritakan kebutuhannya, termasuk tempat kerja dan cara perawatan seragam.

Punya kebutuhan
seragam?

Ceritakan produk, jumlah, dan tanggal kebutuhan Anda. Tim kami menyiapkan penawaran tertulis.