Batik
Batik tulis, cap, atau printing: mana yang tepat untuk seragam kantor?
Ketiganya sering disebut batik, tetapi dibuat dengan cara yang berbeda. Untuk seragam, perbedaan itu menentukan keseragaman motif antarpotong, waktu pengerjaan, dan anggaran.
Batik tulis
Motif digambar tangan dengan canting berisi malam (lilin) panas. Bagian yang tertutup malam tidak menyerap warna, lalu proses menutup dan mewarnai diulang sampai motif selesai. Karena setiap lembar dikerjakan tangan, goresannya tidak pernah persis sama, dan prosesnya paling lama.
Batik cap
Malam dibubuhkan dengan cap, yaitu stempel tembaga bermotif. Motif berulang menjadi lebih rapi dan pengerjaannya lebih cepat daripada batik tulis, tetapi kain tetap melalui proses perintangan malam dan pewarnaan. Cap juga sering dipadukan dengan isian tulis, dikenal sebagai batik kombinasi.
Printing
Motif dicetak langsung ke kain tanpa perintang malam. Karena batik didefinisikan dari proses perintangan malam, kain printing lebih tepat disebut tekstil bermotif batik. Kelebihannya untuk seragam: motif dan warna paling seragam antarlembar, detail halus seperti logo mudah direproduksi, dan waktu produksi singkat.
Perbandingan untuk seragam
| Tulis | Cap | Printing | |
|---|---|---|---|
| Motif dibuat dengan | Canting dan malam | Cap tembaga dan malam | Cetak, tanpa malam |
| Keseragaman antarpotong | Beragam | Tinggi | Sangat tinggi |
| Waktu pengerjaan | Paling lama | Sedang | Paling singkat |
| Biaya per potong | Tertinggi | Menengah | Umumnya terendah |
| Cocok untuk | Jumlah terbatas, seragam pimpinan atau acara khusus | Seragam harian dengan motif berulang | Volume besar, motif detail atau berlogo |
Cara memilih
Jawab lima pertanyaan ini sebelum memutuskan:
- Berapa potong yang dibutuhkan, dan kapan?
- Seberapa penting motif terlihat sama di setiap orang?
- Apakah motif memuat logo atau detail halus?
- Apakah seragam dipakai harian atau untuk acara tertentu?
- Berapa anggaran per potong?
Satu pesanan juga bisa memakai dua teknik, misalnya cap untuk seluruh staf dan tulis untuk jajaran pimpinan, dengan motif yang serasi.
Sebelum produksi
- Minta sampel kain atau sampel jadi dengan teknik yang dipilih.
- Periksa warna di bawah cahaya siang dan lampu kantor.
- Cuci sampel beberapa kali untuk melihat kelunturan dan perubahan warna.
- Setujui sampel secara tertulis sebagai acuan produksi.
Ingin melihat motif dan tata letaknya lebih dulu? Coba di studio rancang 3D, atau diskusikan kebutuhan Anda dengan tim kami.